
Pernah tidak ketika kamu kecil, diberi pertanyaan oleh budhe pakdhe atau siapapun (yg mengaku sudah lebih berumur darimu) tentang cita-cita???
Ya..kalau diingat itu pertanyaan (basa-basi) yang kerap kali ditanyakan ketika kita kecil.
Kalau dari pengalamanku..dulu ketika ditanya tentang cita-cita..jawabannya singkat, padat dan seolah-seolah bertingkah sebagai jawaban default tanpa pemikiran sel-sel kelabu.
Jawabku " jadi pemadam kebakaran". That's it...cukup jelas ???
Mau tau alasannya kenapa menjadi pemadam kebakaran??
karena aku terpesona oleh film (entah apa judulnya) yang bercerita tentang kehidupan sekumpulan pekerja pemadam, tentang segala aksi jitunya dan pengorbanannya menyelamatkan nyawa...
Apakah tercapai cita-citaku ???
Jawabannya simpel juga. TIDAK !!!
Atau jika seseorang sekarang menanyakannya lagi apa cita-citamu..
pastinya aku akan menjawab dengan bertele-tele..dan tidak mengandung jawaban spesifik dan pastinya akan membuat si penanya mengerutkan dahi.
Ketika aku memikirkan kembali mengenai cita-cita ini..aku merasa..apakah masih penting orang (dewasa) menanamkan mengenai cita-cita kepada anak-anak?? apakah benar..sesuatu yang harus kita raih adalah cita-cita??? apakah berarti kalau nantinya kita tidak mencapai cita-cita kita menjadi orang gagal???apakah masih perlu kita (yang sudah berumur) ini menggapai cita-cita???
Apakah tidak lebih baik..jika kita tanamkan sejak dini mengenai prinsip hidup????jujur, bertabur kasih, pantang menyerah, menanam kebaikan..hidup di dalam Tuhan??
Bukankah itu yang membuat manusia bisa menghargai dirinya sendiri?daripada melulu mengejar title yang tak ada habisnya..
contohnya aku..setelah tak berhasil menjadi seorang pemadam kebakaran, apakah aku menjadi seorang yang gagal?? Jawabnya TIDAK!
Walau profesiku sekarang jauh dari cita-citaku, aku tetap merasa bahagia...karna lewat profesiku ini aku masih bisa menjalankan prinsip hidupku.
Jadi kesimpulannnya, mau menggapai cita-cita atau menggapai prinsip hidup???
tHat's iT
Tidak ada komentar:
Posting Komentar